BERBICARA JUJUR (Yohanes 8:37-47)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Tetapi karena Aku mengatakan kebenaran kepadamu, kamu tidak percaya kepada-Ku. (Yohanes 8:45)

Kebiasaan berkata dan berbuat jujur akan terbawa hingga akhir hayat. Begitu juga kebiasaan buruk, jejaknya akan terbawa pula  selamanya. Apalagi jika hal tersebut sudah mendarah daging. Meskipun kita mencoba menyembunyikannya, suatu ketika hal itu pasti akan  ketahuan juga. Karena itu, kita perlu belajar menjadi orang yang konsisten dalam kejujuran.

Tuhan Yesus dalam kehidupan-Nya selalu mengatakan kebenaran,  kebenaran yang berasal dari Allah. Yesus menyatakan kebenaran  sekalipun tidak semua orang memercayai-Nya. Tidak ada yang lebih penting daripada melakukan kebenaran dan mengatakan kebenaran dalam  kehidupan ini karena kebenaran memerdekakan. Kalau kita adalah orang  yang jujur, kita dapat dengan bebas pergi ke mana saja tanpa takut tergelincir. Seorang pernah berkata, ” Jika kamu tidak mau  tergelincir esok hari, berbicaralah dengan jujur hari ini!” Artinya,  kalau kita terbiasa berkata benar dan berbuat jujur, kita tidak perlu takut akan kehidupan kita pada masa mendatang karena kebenaran   itu sendiri menjaga kehidupan kita. Dengan demikian kita melakukan apa yang baik di hadapan Tuhan.

Tidak perlu kita berbohong demi keuntungan sesaat dan kerugian yang  berkepanjangan. Melakukan hal yang salah pada saat ini sama saja  dengan menutup langkah kita pada hari yang akan datang. Belajarlah untuk melakukan semua hal dengan jujur dalam hidup ini. Berserulah  kepada Yesus, Sang Kebenaran, untuk menyatakan kebenaran-Nya melalui hidup Anda. –Anton Siswanto

JIKA KAMU TIDAK MAU TERGELINCIR ESOK HARI, BERBICARALAH DENGAN JUJUR HARI INI!

Sumber : Renungan Harian