TIDAK! (2 Korintus 12:1-10)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Tentang hal itu aku sudah tiga kali berseru kepada Tuhan, supaya utusan Iblis itu mundur dari hadapanku. (2 Korintus 12:8)

Tiga remaja dengan dandanan nyentrik mengamen di lampu merah.  Tanpa iringan alat musik, dan suara mereka terdengar cempreng.  Mereka lalu menadahkan tangan, berharap akan mendapatkan sejumlah uang. Tak ada yang memberikan uang. Mereka pun berhenti bernyanyi dan meneriakkan kata-kata kotor serta caci maki.

Setelah pertobatannya, Paulus mengalami banyak pengalaman hebat  bersama Tuhan dan melakukan banyak mujizat. Tetapi, ada sesuatu yang Tuhan izinkan tetap ada dalam dirinya, yang disebutnya ‘duri dalam  daging’, yang membuatnya menderita. Banyak ahli menduga ia sedang berbicara tentang suatu penyakit yang dideritanya. Ia sudah tiga  kali berseru kepada Tuhan, namun Tuhan menjawab, “Tidak!” Paulus diingatkan tentang betapa banyaknya anugerah yang sudah diterimanya.  Dia mengizinkan Paulus berada dalam kelemahannya itu, supaya kuasa Tuhan dinyatakan melaluinya. Paulus mengaminkannya sehingga ia  bermegah bukan atas semua pencapaiannya, melainkan atas kekuatan yang Tuhan berikan melalui kelemahannya.

Banyak orang bersikap buruk kepada Tuhan saat tidak memperoleh  keinginan mereka. Mereka berpaling dan menyalahkan Tuhan. Mereka  memperlakukan Tuhan sebagai jin yang bertugas mengabulkan semua keinginan. Mereka berlaku bagai tuan dan Tuhan menjadi budak. Apakah  Anda bergumul dengan doa yang tidak terjawab? Apakah Allah berkata,  “Tidak!” kepada Anda? Ingatlah, Allah itu mahatahu dan mahabijak.  Dia ingin agar dalam kelemahan Anda, kuasa-Nya menjadi sempurna.  –Hembang Tambun

JAWABAN “TIDAK” DARI TUHAN DIMAKSUDKAN UNTUK KEBAIKAN KITA DAN UNTUK MENYATAKAN KEMULIAAN-NYA.

Sumber : Renungan Harian

Advertisements