RAGU KEPADA YESUS (Yohanes 1:35-51)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Kata Natanael kepadanya, “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?” (Yohanes 1:46)

Ada banyak kesaksian orang yang pada mulanya ragu-ragu bahkan tidak percaya kepada Yesus. Apakah benar Dia adalah Tuhan dan Juru Selamat manusia? Bagaimana mungkin Allah yang Mahakuasa menjadi manusia? Namun, setelah melalui beberapa pergumulan dan pengalaman hidup, mereka menjadi yakin akan siapa Yesus sebenarnya.

Natanael salah satu contohnya. Sebelum menjadi salah satu dari dua  belas murid Yesus, ia pernah memiliki pandangan yang salah tentang  Dia. Ia mempertanyakan “ketokohan” Yesus karena Dia berasal dari Nazareth, dan hanya anak seorang tukang kayu. Sulit baginya untuk  memercayai bahwa Yesus adalah Mesias yang dinubuatkan oleh para nabi (ay. 45). Memang Nazaret hanyalah kota kecil dan terpencil, tidak  ada yang menonjol dari kota ini, mustahil akan bisa melahirkan seorang tokoh besar, apalagi sampai memunculkan seorang Mesias yang  dijanjikan. Bisa jadi ia berpikir bahwa Mesias pasti datang dari Yerusalem, kota besar tempat tinggal para Imam Israel pada waktu  itu. Tetapi, ia beruntung karena bersedia datang dan berjumpa dengan Yesus. Keraguannya tentang siapakah Yesus berubah drastis sehingga  ia kemudian mempercayai-Nya sebagai Anak Allah (ay. 49).

Siapakah Yesus Kristus bagi kita? Apakah kita sudah mempercayai Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat? Belajarlah lebih banyak tentang Dia  untuk mengetahui jati diri-Nya. Meskipun Dia hanya lahir dari seorang perempuan biasa di sebuah kandang domba, tetapi Dia telah  mengubah kehidupan jutaan umat manusia. –Yakobus Budi Prasojo

JIKA KITA BELAJAR SUNGGUH-SUNGGUH TENTANG SIAPAKAH YESUS, KERAGUAN TENTANG SIAPAKAH DIA PASTI AKAN PUPUS.

Sumber : Renungan Harian