LEBIH BERHARGA (Amsal 29:15-17)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketentraman kepadamu. (Amsal 29:17)

Seorang ibu sedang membersihkan kulkas ketika anaknya yang berusia empat tahun mendatanginya.  Anak itu membawa majalah dan menanyakan sesuatu. Ibu itu bergegas mencuci dan mengeringkan tangan, duduk di kursi, memangku anak itu,  dan menghabiskan waktu selama sepuluh menit untuk menjawab pertanyaan anaknya. Seorang tamu yang melihatnya berkata,  “Kebanyakan kaum ibu tidak mau diganggu saat ia mengerjakan sesuatu.” Ibu itu menjawab, “Saya masih dapat membersihkan lemari es  itu selama sisa hidup saya, tetapi pertanyaan anak saya tadi mungkin tidak akan pernah terulang lagi.”

Sebagai orangtua, kadang kita tidak memiliki waktu yang cukup untuk  keluarga dan anak-anak. Pekerjaan dan kesibukan yang menumpuk lebih menyita perhatian kita. Kapan kita memperhatikan perkembangan anak?  Biasanya kita baru turun tangan ketika anak mulai menimbulkan masalah, lalu kita marah-marah pada mereka. Jarang kita memiliki  waktu untuk berkomunikasi dengan tenang, lemah lembut, dan dari hati ke hati.

Adakah kita menyadari, anak membikin onar kadang-kadang karena  kurangnya perhatian dan kasih sayang kita? Betapa sedihnya mereka,  untuk menarik perhatian kita saja mereka harus membuat masalah dulu. Mereka harus bersaing dengan setumpuk kertas proyek, deposito di  bank, kedudukan, karier, dan prestise yang kita kejar. Mengapa kita  tidak meluangkan waktu khusus untuk mereka? Kesempatan kita untuk memperhatikan mereka terbatas. Kita tidak ingin kehilangan  kesempatan yang berharga itu, bukan? –PK

PERHATIAN DAN KASIH SAYANG KITA KEPADA ANAK-ANAK MENUNJUKKAN PENGHARGAAN PADA TUHAN YANG MENGARUNIAKAN MEREKA.

Sumber : Renungan Harian