Jangan Menyerah

Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku. Filipi 4:13

Namanya Wilma Rudolph, dilahirkan dalam kondisi prematur, yang mana dokter awalnya berpikir bahwa Wilma tidak mungkin bisa lahir dengan selamat. Kenyataan berbicara lain, Wilma lahir dengan selamat. Pada usia empat tahun, Wilma terkena pneumonia ganas dan membuat kaki kirinya lumpuh. Untuk bisa berjalan, ia harus menggunakan bantuan penopang kaki dari logam. Pada usia sembilan tahun, Wilma bertekad untuk membuang penopang kaki itu dan memilih untuk berjalan sendiri. Perjuangan dan latihannya selama bertahun-tahun membuahkan hasil. Pada usia tiga belas tahun, Wilma sudah bisa berjalan teratur dan pada tahun yang sama ia memutuskan untuk terjun dalam olahraga lari.

Wilma selalu mengikuti perlombaan lari dan selalu hasilnya adalah ia finish paling akhir. Selama tiga tahun, ia selalu finish paling akhir. Tapi setelah itu prestasinya mulai terlihat. Wilma mulai menang dan terus menang. Akhirnya, gadis cilik yang seharusnya tidak bisa berjalan itu mampu memenangkan tiga medali emas di Olimpiade Roma tahun 1960!

Inilah kisah perjuangan dan keuletan yang membuktikan bahwa kondisi seburuk dan sesulit apapun sebenarnya tidak bisa berkuasa dalam diri seseorang. Orang yang berhasil dan orang yang gagal hanya dibedakan oleh respon mereka ketika menghadapi tantangan dalam hidup mereka. Optimis atau pesimis. Berani bangkit atau membiarkan diri terpuruk. Semangat atau loyo. Ulet atau gampang dipatahkan. Respons kita cukup menunjukkan apakah kita seorang pemenang kehidupan ataukah sebaliknya, kita tidak lebih dari pecundang.

Dalam Kristus, kita selalu diajar menjadi orang yang positif, semangat, dan tidak kenal menyerah. Firman Tuhan berulang kali mengingatkan bahwa perkara sebesar apapun dapat kita tanggung bersama dengan Kristus yang memberikan kekuatan kepada kita. Bagaimana dengan hidup Anda saat ini? Apakah Anda sedang menghadapi “gunung kemustahilan” dalam hidup Anda? Ingatlah bahwa Wilma Rudolph yang seharusnya tidak bisa berjalan, tapi bisa berlari, bahkan bisa memenangkan medali emas Olimpiade!

Jadilah orang yang ulet dan tidak kenal menyerah, walaupun harus menghadapi “gunung kemustahilan”.

Sumber : Renungan Motivasi Google

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s