MERASA BERJUANG SENDIRI (1 Raja-raja 19:1-18)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Aku bekerja segiat-giatnya bagi Tuhan… hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku. (1 Raja-raja 19:14)

Prof. Irwin Corey—artis, komedian, aktivis politik terkenal yang malang melintang di Broadway, televisi, dan teater dunia—sejak 1994  dapat dijumpai terseok-seok mengemis di sepanjang Manhattan Street, New York. Padahal, ia kaya raya. Ia melakukannya untuk mengumpulkan  dana amal. Setelah istrinya meninggal pada Mei 2011, ia terus  melakukannya, sekaligus untuk mengusir kesepian. Ya, tak jarang  orang sukses di dunia ini mengalami kesepian yang sangat dalam.

Elia dipakai Allah menyatakan perbuatan-Nya yang dahsyat di Israel.  Namun, ketika diancam Ratu Izebel, ia melarikan diri ke padang  Bersyeba. Ia kesepian karena merasa berjuang sendiri membawa bangsa Israel kembali kepada Allah. Rekan sepelayanannya banyak yang mati  terbunuh atau berpaling pada dunia. Di tengah kegundahan, ia ingin Tuhan mencabut nyawanya (ay. 4). Dengan lembut Tuhan menghampirinya,  menegur kesombongan yang menjadi sumber kesepiannya. Nyatanya, bukan hanya dia yang masih setia kepada Tuhan. Masih ada 7.000 orang yang  berjuang melayani Tuhan untuk menjaga dan menggembalakan umat-Nya (ay. 18).

Anda kesepian karena merasa berjuang sendiri dalam pelayanan,  karier, atau kehidupan rumah tangga? Kadang-kadang orang kesepian  karena merasa paling hebat sendiri, paling benar sendiri. Berpalinglah pada anugerah Tuhan. Dialah yang memanggil dan setia  menyertai Anda. Dalam kesenyapan, Dia masih bekerja melalui banyak orang yang tetap setia walau tidak terkenal. Dia tidak membiarkan  Anda seorang diri. –SST

TUHAN YANG MEMANGGIL ANDA PASTI MENYERTAI ANDA; DIA TAK AKAN MEMBIARKAN ANDA SEPI SENDIRI.

Sumber : Renungan Harian