PENGENDALI MASA DEPAN (Daniel 8:1-27)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

… Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan. (Daniel 8:25)

Kadang hati kita galau kala menatap masa depan. Memang manusiawi, karena kita sama sekali tidak tahu apa yang bakal terjadi pada masa  depan kita, baik bagi kehidupan pribadi maupun kehidupan bergereja dan bernegara. Ketidaktahuan itu bisa jadi memunculkan rasa gelisah, takut, dan khawatir.

Demikian pula dengan Daniel. Penglihatan dalam pasal 8 ini membuat Daniel gelisah, lelah, dan akhirnya jatuh sakit. Mungkin penglihatan  itu begitu membebani hatinya. Meskipun telah mendapatkan penjelasan dari malaikat Gabriel, ia tidak dapat memahami penglihatan itu    sepenuhnya. Lalu, mengapa Tuhan menyatakan penglihatan itu kepadanya? Nubuat ini mengingatkan kita orang beriman tentang sepak    terjang si jahat, yang terus berupaya menghancurkan hidup kita. Namun, masa depan kita tetap berada di dalam kendali Allah. Kemenangan seolah berpihak pada si jahat, tetapi pada akhirnya Tuhan akan menghancurkan musuh-Nya (ay. 25).

Kisah orang beriman yang mengalami penindasan bukanlah cerita baru  lagi buat kita. Mungkin saat ini pun banyak di antara kita yang  tengah mengalami penderitaan karena iman: dikucilkan, karier dihambat, dilarang beribadah, bahkan disingkirkan. Namun, kita   memperoleh penghiburan ketika menyadari bahwa semua itu terjadi atas sepengetahuan Tuhan. Bila kita mengalami penindasan atau penderitaan karena iman, Allah tetap memegang kendali. Peristiwa yang semula tampak buruk itu pada akhirnya akan mendatangkan kemuliaan bagi-Nya dan kebaikan bagi umat-Nya. –ENO

SIAPAKAH YANG DAPAT MENGHENTIKAN ORANG BENAR? SEMAKIN MEREKA DIHAMBAT, SEMAKIN MEREKA MERAMBAT

Sumber : Renungan Harian

Advertisements