RENOVASI TOTAL (Yohanes 3:1-8)
Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun

Apa yang dilahirkan secara jasmani bersifat jasmani dan apa yang dilahirkan dari Roh bersifat rohani (Yohanes 3:6)

"Kalau marah ia persis seperti saya, " cerita sahabat saya tentang putranya. Cerita yang tentunya dialami tiap orangtua. Anak-anak  tidak hanya mewarisi kemiripan secara bentuk fisik, tetapi juga sifat-sifat dan kecenderungan orangtuanya. Kalau saja boleh, mungkin  para orangtua ingin membentuk anaknya dengan semua sifat yang baik saja, tetapi tentu saja itu tidak mudah

Kenyataan ini sedikit banyak menolong kita memahami pernyataan Tuhan  Yesus tentang pentingnya kelahiran kembali (ayat 3). Jelas yang  dimaksud Yesus bukanlah proses kelahiran jasmani yang diulang dua kali, karena hasilnya akan sama saja: manusia berdosa yang tidak  dapat ambil bagian dalam Kerajaan Allah. Di sini Yesus sedang berbicara tentang pembentukan hidup yang sama sekali baru oleh karya  Roh Kudus. Renovasi total yang tidak mungkin dilakukan manusia. Kelahiran pertama membentuk manusia secara jasmani (ayat 6). Ada  kebutuhan untuk bertahan hidup, mengasihi dan dikasihi, dan sebagainya. Kelahiran kedua membentuk manusia secara rohani. Ada  gairah akan hal-hal yang rohani, hasrat untuk mengenal Tuhan dan menyelaraskan hidup dengan kehendak-Nya

Hanya anugerah Roh Kudus yang memungkinkan kita menyadari ketidakberdayaan kita, memercayakan diri kepada Yesus sebagai  Juruselamat, dan mengalami kelahiran kembali. Nikodemus, dengan segala pengetahuan rohaninya tidak dapat ambil bagian dalam Kerajaan  Allah tanpa karya Roh Kudus ini. Demikian juga dengan kita, bukan? Status kristiani turun temurun atau keaktifan dalam kegiatan  gerejawi bukan jaminan kita dilahirkan kembali. Sudahkah renovasi total oleh Roh Kudus kita alami? –HAN

HIDUP YANG DIBARUI TAK DAPAT DIHASILKAN SENDIRI, HANYA ROH KUDUS YANG DAPAT MENJADIKAN KITA ANAK-ANAK ALLAH