Ahli Taurat & Orang Farisi (Matius 23:1-36)
Oleh : Deny S Pamudji

“Sebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu yang mereka ajarkan kepadamu, tetapi janganlah kamu turuti perbuatan-perbuatan mereka, karena mereka mengajarkannya, tetapi tidak melakukannya.” (Matius 23:3)

Seringkali dalam kehidupan, kita dikecewakan oleh orang-orang yang pandai berkata-kata atau berkata manis, tetapi perbuatannya serong alias curang.  Kita juga mengenal orang-orang yang omdo alias omong doang.  Semuanya enak didengar, tetapi ternyata hanya menebar impian saja.  Ada juga orang yang dijuluki serigala berparas domba.

Ada 2 kelompok masyarakat yang kurang disukai Yesus karena perbuatannya, mereka adalah para ahli Taurat dan orang-orang/kaum Farisi.  Yesus menyebut mereka munafik, pemandu buta, dan ular berbisa/beludak.

Apa alasan Yesus menyebut mereka demikian?  Ini alasannya :
1. Mereka tidak berbuat seperti yang mereka katakan/ajarkan
2. Mereka membuat peraturan dan memaksa pengikutnya untuk mengerjakannya, tetapi mereka sendiri mengabaikannya
3. Mereka sering melebih-lebihkan/memperlihatkan perbuatan baiknya hanya agar dilihat orang atau dalam bahasa gaul sekarang disebut lebay
4. Mereka selalu ingin mendapat tempat tersendiri atau ingin dihormati di mana saja.
5. Mereka merampas hak-hak para janda
6. Mereka mempengaruhi orang untuk berbuat jahat dengan dalil ajaran agama
7. Mereka bersumpah atas hal yang salah
8. Mereka patuh menjalankan perpuluhan, tetapi gagal dalam mempraktekan kasih terhadap sesama
9. Mereka senang pada pencitraan (digambarkan Yesus sebagai mendandani kubur dengan indah)
10. Mereka membunuh nabi-nabi

Mungkin kita belum seburuk dengan para ahli Taurat dan kaum Farisi.  Tetapi jika ada satu dari sepuluh sifat para ahli Taurat dan kaum Farisi di atas pada diri kita, maka sebaiknya kita segera bertobat atau kita akan kehilangan kesempatan untuk menikmati kehidupan kekal bersama Yesus.  Tuhan memberkati.