Orang Sakit (Matius 14:34-36)
Oleh : Deny S Pamudji

Kemudian mereka menceritakan kepada orang lain bahwa Ia telah datang, lalu mereka membawa semua orang sakit kepada-Nya (Matius 14:35)

Diceritakan Yesus mendarat di pantai Genesaret dan di sana orang melihat Yesus dan mengenal-Nya.  Orang-orang ini mungkin adalah orang yang pernah mendengar kotbah Yesus, kesembuhan yang Yesus lakukan,  dan mengalami penggandaan roti dan ikan. (Matius 14:13-21)

Namun ada hal yang menarik di bacaan ini ialah orang-orang tersebut langsung menceritakan tentang Yesus pada yang lain dan membawa orang-orang sakit kepada-Nya.  Di sini terlihat kepedulian mereka pada orang-orang yang belum mengenal Yesus dan perhatian mereka pada orang-orang yang sakit dan menderita.

Sebenarnya itulah tugas kita semua.  Kita yang telah mengalami banyak mukjizat Tuhan dalam hidup kita, banyak menerima berkat Tuhan, untuk melakukan seperti orang-orang Genesaret.

Apa kemudian yang terjadi?  Terjadi Kebangunan Rohani yang luar biasa.  Bayangkan banyak orang di Genesaret yang datang dan banyak orang sakit disembuhkan.  Terjadi mukjizat yang luar biasa, di mana orang mengalami kesembuhan hanya dengan menyentuh jubah Yesus.

Jika kita ingin terjadi kebangunan rohani, maka kita tidak boleh hanya diam saja dengan berkat dan karunia yang kita miliki.  Kita harus bergerak karena waktunya mungkin sudah tidak lama lagi.  Bukan bagi dunia, tetapi bagi kita dan juga bagi orang di sekitar kita.

Berapa banyak teman atau orang kita kenal, meninggal begitu saja tanpa pernah mengenal kabar suka cita.  Mengapa mereka tidak mengenalnya? Karena kita tidak tergerak.  Kita kurang tanggap.  Kita malu, kita takut, kita sungkan.

Percayalah, lebih baik kita dipermalukan (menahan malu), direndahkan (dianggap angin lalu) oleh sahabat-sahabat kita atau orang-orang yang mengenal kita, daripada kita mendengar caci maki atau umpatan mereka ketika kita melewati mereka dalam perjalanan kita ke sorga.

Jadi, apa yang harus kita lakukan?  Menjadi pengikut Yesus yang baik, dan menggunakan waktu kita sebaik-baiknya untuk mengabarkan kabar suka cita bahwa Yesus telah datang untuk mengakraban kembali hubungan manusia dengan Allah yang terganggu karena dosa. Tuhan Yesus memberkati.