Hidup oleh Roh (Roma 8:1-17)
Oleh : Deny S Pamudji

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang di dalam Kristus Yesus. (Roma 8:1)

Ayat di atas menjadi pegangan suatu denominasi sehingga para pengikutnya ‘tertipu’ karena mereka menganggap apa pun yang mereka kerjakan tidak akan lagi berpengaruh bagi mereka.  Mereka sangat yakin masuk sorga.  Mereka bebas berbuat apa saja karena penebusan Yesus adalah untuk sekali dan seterusnya.

Betulkah apa yang diajarkan itu?  Sebenarnya tidak demikian.  Jika saja pengikut denominasi itu teliti, dari ayat yang dicabut itu saja, mereka harusnya mengerti bahwa itu hanya berlaku ‘bagi mereka yang di dalam Kristus’.  Apa artinya?  Di dalam berarti tidak di luar.  Di dalam berarti ada aturan yang harus dituruti.  Di mana pun kita, jika kita di dalam, maka kita menjadi terikat pada aturan.  Di dalam kantor, ada aturan kantor.  Di dalam bisnis, ada aturan juga.  Di dalam kendaraan umum, ada juga aturan.  Singkatnya jika kita di dalam, kita perlu ikut aturan.

Di dalam bacaan kita, Paulus menjelaskan bagaimana ada dua macam kehidupan.  Hidup dalam daging, atau hidup dalam Roh.  Jika kita hanya mau bebas dan menuruti nafsu kita, maka itu berarti kita masih hidup di dalam daging.  Tetapi jika kita mau melakukan dan berusaha melakukan apa yang difirmankan dan mendengar apa yang diingatkan Roh kita, maka kita hidup di dalam Roh.  Dan barang siapa hidup di dalam Roh, maka tidak akan ada penghukuman.  Karena Roh Allah adalah Roh yang turut aturan dan selalu berdasarkan Firman.

Jadi tinggal kita memilih hidup yang mana yang ingin kita lakukan.  Tuhan memberkati.