Cara Tuhan Berbicara Kepada Manusia
Oleh : Amos Hosea

1. Tuhan berbicara melalui ciptaan-Nya (Mazmur 19:2)

2. Tuhan berbicara melalui Yesus Kristus (Ibrani 1:1-2)

3. Tuhan berbicara melalui Firman-Nya (Ibrani 4:12, Efesus 6:17)
Perbedaan antara Logos dan Rhema
Logos (Yohanes 1, 14, 2 Timotius 3:16)
Firman yang bersifat umum, untuk semua kondisi, perintah untuk semua orang, di dalam keseluruhan Alkitab, harus dilihat dalam konteksnya

Rhema (Roma 10:17, Efesus 6:17)
Firman yang bersifat pribadi, untuk kondisi tertentu, perintah untuk orang tertentu, hanya pada bagian tertentu Alkitab, lepas dari konteks.

4. Tuhan berbicara melalui hamba-Nya (Kisah 2:14-40, 5:3,9, 9:17, 10:22) melalui kotbah, penyuluhan, pengajaran, nubuatan, dsb. Syaratnya hamba Tuhan itu hidup dalam kehendak Tuhan, peka mendengar suara Tuhan, memiliki motivasi yang tulus, dan dipenuhi Roh Kudus.

5.Tuhan berbicara melalui nubuatan (Kisah 21:10-14)
Nubuatan harus diperiksa yakni :
Apakah sesuai dengan Alkitab (Yohanes 16:14)
Apakah memberikan kebebasan atau sebuah manipulasi untuk mengikat orang (Yohanes 16:13)
Apakah menghasilkan buah Roh (Matius 7:15-16)
Apakah terbukti penggenapannya (Ulangan 18:20-22)
Apakah memuliakan Tuhan Yesus (1 Korintus 12:3)

6. Tuhan berbicara melalui keadaaan
Tuhan berbicara kepada Yeremia melalui pekerjaan tukang periuk (Yeremia 18:1-11)
Tuhan berbicara kepada Raja Saul melalui punca jubah Samuel yang terkoyak (1 Samuel 15:17-28)
Tuhan berbicara kepada murid=murid melalui ladang yang sudah menguning (Yohanes 4:35)
Tuhan berbicara kepada Ayub melalui penderitaan yang dialaminya (Ayub 42:5)
Tuhan berbicara kepada Harun dan Miriam tentang kesalahan mereka melalui penyakit kusta yang dideritanya (Bilangan 12:10)

7. Tuhan berbicara melalui Mimpi
Mimpi Yusuf (Kejadian 37:5,11) dan Yusuf suami Maria (Matius 1:19-20)
Mimpi harus diuji apakah tidak bertentangan dengan firman Tuhan, dan ketika menerimanya ada damai sejahtera dari Roh Kudus atau tidak

8. Tuhan berbicara melalui hati nurani
Contohnya di Roma 8:15-16, 9:1, syaratnya sudah menjadi anak Tuhan (Roma 8:15 cf Ibrani 10:22) dan selalu berjalan dalam Roh Kudus (Galatia 5:16)