MEMBAWA KEBAIKAN (Kejadian 1:27-31)
Dikirim oleh : Fransisca Adella Kipuw

Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik (Kejadian 1:31)

Dalam salah satu buku kumpulan khotbahnya, Menyembah dalam Roh dan Kebenaran, Pdt. Eka Darmaputera menulis demikian, "Dari semua makhluk ciptaan Tuhan, hanya manusia yang punya kecenderungan menyalahi dan melanggar hukum alam." Lalu beliau mengutip sebuah sajak:

"Allah menciptakan matahari, matahari memberi sesuatu. Allah menciptakan bulan, bulan memberi sesuatu. Allah menciptakan bintang-bintang, bintang-bintang memberi sesuatu. Allah menciptakan awan-awan, awan-awan memberi sesuatu. Allah menciptakan bumi, bumi memberi sesuatu. Allah menciptakan pohon-pohon, pohon-pohon memberi sesuatu. Allah menciptakan bunga, buah, binatang, mereka memberi sesuatu. Allah menciptakan Anda dan saya, apa yang Anda dan saya beri?"

Ya, apa yang Anda dan saya beri bagi kehidupan ini? Konon, ada tiga jenis orang di dunia ini. (1) Orang yang ada atau tidak ada sama saja, tidak membuat orang lain sedih atau senang. (2) Orang yang lebih baik tidak ada; orang lain justru senang kalau ia tidak ada. (3) Orang yang kehadirannya membawa kebaikan, sehingga ketika ia tidak ada, orang lain pun merasa sedih dan kehilangan.

Pertanyaan untuk kita renungkan, orang jenis manakah kita? Semoga bukan jenis pertama, lebih-lebih bukan jenis kedua. Sebab kalau begitu kita adanya, itu berarti kita tidak memenuhi tujuan Allah  menciptakan kita di dunia ini. Allah menciptakan kita-di mana pun kita berada, dan dalam peran apa pun kita hidup-untuk membawa  kebaikan; memuliakan Allah, dan membuat orang lain merasa bersyukur –AYA

KITA DICIPTAKAN DENGAN TUJUAN LUHUR SUDAHKAH KITA HIDUP SESUAI TUJUAN KITA DICIPTAKAN?

Sumber : Renungan Harian