Kisah AYUB
Dikirim oleh : Kasih Karunia

Apakah anda sedang mengalami pencobaan, kesesakan atau pergumulan yang berat? Kisah Ayub dapat membantu untuk menguatkan kita dalam menjalani masa-masa sukar tersebut

Siapakah Ayub?
Orang yang saleh, takut akan Allah dan kaya raya.  (Ayb 1:1-3) Bahkan TUHAN sendiri mengakui Ayub (Ayb 1:8).

Sebab pencobaan Ayub
Iblis mau menguji Ayub atas seijin TUHAN. (Ayb 1:9-12, 2:4-6)

Pencobaan yang dialami Ayub
Semua milik Ayub (anak-anak laki-laki dan perempuan, para pegawai serta semua harta benda) lenyap dalam satu hari dan ia sendiri menderita sakit yang parah. (Ayb 1:13-19, 2:7-8)

Sikap Ayub dalam masa pencobaan
1. Berserah kepada TUHAN dan tidak menyalahkan TUHAN (Ayb 1:20-22, 2-9-10)
2. TUHAN memarahi Ayub karena mau berperkara dengan TUHAN. (Ayb 31:29-35, 38:1-11)

Akhir pencobaan Ayub
Ayub diberi berkat 2x lipat dibanding sebelum pencobaan

Lalu TUHAN memulihkan keadaan Ayub, setelah ia meminta doa untuk sahabat-sahabatnya, dan TUHAN memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu. (Ayb 42:10, 12-17)

Pelajaran yang dapat diambil dari kisah Ayub
1. Tidak semua pencobaan adalah karena dosa kita
Ayub dicobai bukan karena berbuat dosa tapi karena iblis mau mencobainya

2. Orang yang saleh dan takut akan Allah saja bisa mengalami pencobaan yang sangat berat apalagi kita yang belum bisa seperti Ayub, lebih patut mengalami pencobaan lagipula pencobaan kita tidaklah seberat yang dialami Ayub.

3. Semua adalah milik TUHAN (Ayb 1:21)

4. Semua pencobaan adalah seijin dan sepengetahuan TUHAN (Ayb 1:12)

5. TUHAN tahu batas kekuatan kita sehingga pencobaan yang kita alami masih bisa ditanggung

6 Kita harus menghibur orang yang dalam kesesakan dan bukannya malah menyalahkannya

7. Dalam semua perkara TUHAN mempunyai maksud tertentu