Tiga Tingkat Peperangan Rohani

1. Peperangan Rohani Tingkat Dasar
Pelayanan mengusir roh-roh jahat. Pertama kali Yesus mengutus keduabelas murid-Nya, “ … dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat ….” (Matius 10:1).  Ketika 70 murid, yang Yesus utus keluar (Lukas 10), kembali dari misi mereka, mereka berkata dengan sukacita besar, “Tuhan, setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu” (Lukas 10:17).  Ketika Filipus memberitakan injil di Samaria, “… keluarlah roh-roh jahat itu sambil berseru dengan sura keras, ….” (Kisah Rasul 8:7)

2. Peperangan Rohani Tingkat Okultisme
Tampak jelas bahwa kita melihat sejenis kuasa roh jahat sedang bekerja melalui shaman, perantara/medium Zaman Baru, pelaku okultisme, dukun, para pendeta sesat, peramal nasib, dan sejenisnya.  Pada pokoknya berbeda dengan roh jahat biasa.  Ketika Rasul Paulus berada di Filipi, seorang peramal nasib yang kerasukan roh jahat sempat mengganggu dia selama berhari-hari sampai akhirnya ia mengusir roh jahat itu keluar darinya.  Peristiwa itu menyebabkan suatu pergolakan politik sehingga para misionaris dipenjarakan. (Kisah Rasul 16:16-24)

3. Peperangan Rohani Tingkat Strategis
Di sini kita bergumul melawan pusat kekuatan roh jahat yang lebih besar: territorial spirits atau roh-roh teritorial.  Kepada sidang jemaat di Efesus, Paulus menulis, “ … karenan perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.” (Efesus 6:12)

Peperangan rohani tingkat strategis dapat ditemukan dalam Wahyu 12, “Maka timbullah peperangan di sorga, Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya” (Wahyu 12:7)

Sumber : Warfare Prayer (Doa Peperangan) – C. Peter Wagner

Advertisements