SARUNG TANGAN GREENBERG (Kisah Para Rasul 3:1-10)
Dikirim oleh : Fransisca Adella Kipuw

Nats: Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, bangkit dan berjalanlah! (Kisah Para Rasul 3:6)

Michael Greenberg bukanlah pesohor atau pejabat pemerintah di New York. Ia seperti kebanyakan pekerja kantoran, kecuali saat musim dingin tiba. Jika pada musim dingin semua orang bergegas agar tak berlama-lama di udara terbuka, ia justru menyusuri jalan dan mencari orang-orang yang kedinginan. Di tas kerjanya selalu tersedia beberapa sarung tangan ekstra untuk mereka yang tak punya, tetapi harus bertahan dalam udara dingin, terutama para gelandangan miskin.

Sudah lebih dari dua dasawarsa Michael Greenberg melakukan hal ini. Banyak gelandangan di New York mengenalinya sebagai Bapak "Sarung Tangan" Greenberg dan mereka tahu ia melakukannya semata karena kasih dan kepeduliannya kepada mereka.

Kisah Para Rasul 3:1-10 berbicara tentang tiga hal, yaitu: 1. kepekaan melihat kebutuhan sesama; 2. kepekaan mengenali apa yang tidak ada dan apa yang ada pada kita; 3. perbuatan kasih adalah ungkapan syukur kepada Tuhan. Petrus dan Yohanes peduli pada penderitaan orang yang lumpuh sejak lahir itu. Orang itu mengharapkan sedekah, tetapi Petrus dan Yohanes tidak memiliki emas dan perak. Namun, mereka memiliki kuasa doa dan itu yang mereka berikan. Orang lumpuh ini pun mendapatkan lebih dari yang ia harapkan. Dan, Tuhan dipuji karena peristiwa ini.

Di sekitar kita pun banyak orang yang membutuhkan dan terabaikan. Mari kita coba mencari apa yang dapat kita lakukan untuk menyatakan kasih Kristus pada mereka. Bahkan, perbuatan kecil dan sederhana, jika berasal dari kasih yang besar dan kecintaan pada Tuhan, pasti  akan mengantar banyak orang untuk memuliakan Tuhan –SL

HAL KECIL DENGAN KASIH BESAR YANG KITA LAKUKAN AKAN MEMBUAT ORANG MEMUJI TUHAN

Sumber : Renungan Harian