WAKTU UNTUK PERSAHABATAN (Amsal 17:17)

Kita tidak dapat menambah waktu. Hanya tersedia 24 jam dalam sehari, dan tak peduli bagaimanapun kerasnya kita berusaha, kita tetap tidak mungkin menambah waktu dari 24 menjadi 25 jam. Jadi masalah sebenarnya bukan bagaimana kita dapat menambah jumlah jam, tetapi bagaimana kita dengan bijaksana dapat menggunakan 1.440 menit dalam sehari yang terus bergulir secara tetap itu.

Maka dari itu, renungkan sejenak masalah penting berikut ini. Selain makan, tidur, melakukan tugas-tugas penting, dan bekerja mencari nafkah, bagaimana kita menggunakan komoditas berharga yang kita sebut waktu itu? Dari berbagai hal yang kita lakukan, adakah kita memiliki waktu untuk menjalin suatu persahabatan?

Penulis terkenal bernama Les Parrott III berkata bahwa menggunakan waktu untuk menjalin persahabatan lebih bermanfaat bagi kesejahteraan kita dibandingkan hal-hal lainnya. Ia menyatakan juga bahwa riset menunjukkan "mengabaikan persahabatan tidak hanya mengurangi kualitas hidup Anda, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kesehatan." Parrott mengatakan bahwa persahabatan dapat mengurangi risiko timbulnya penyakit.

Jika penggunaan waktu untuk mempererat persahabatan sangat esensial bagi kesejahteraan hidup kita, bagaimana dengan persahabatan kita dengan Yesus? Apalagi Dia berkata kepada murid-muridnya, "Aku tidak menyebut kamu lagi hamba . tetapi Aku menyebut kamu sahabat" (Yohanes 15:15).

Jika Anda mempercayai Dia sebagai Juruselamat, bersediakah Anda memberikan waktu Anda untuk mempererat hubungan Anda dengan Sahabat terbaik Anda itu?-VCG

WAKTU DAPAT MENJADI SAHABAT ANDA BILA DIGUNAKAN UNTUK MEMPERERAT PERSAHABATAN DENGAN YESUS!

Sumber : http://www.glorianet.org/rh/082001/13.html

Advertisements