Taurat Musa (Kis 21:15-36)

Inti bacaan di atas ialah Paulus dituduh mengajarkan aturan baru sehingga Taurat Musa (terutama mengenai sunat & makanan haram) dianggap tidak berlaku lagi.

Pendapat seperti ini ternyata juga masih ada hingga sekarang. Seorang muslim pernah menyudutkan saya mengatakan apakah Kristen sekarang murid Yesus atau murid Paulus? Jika murid Yesus mengapa tidak sunat (karena Yesus sunat)? Dan mengapa pula kita masih makan babi (karena Taurat melarangnya)?

Pertanyaan itu seolah-olah menyimpulkan bahwa Paulus mengajarkan sesuatu yang berbeda dengan Yesus. Bukankah Yesus berkata tidak satupun noktah dari Taurat yang akan dibatalkan? Padahal Taurat sudah tergenapi pada saat Yesus mati disalib.

Inti Taurat ialah tentang hukuman. Taurat adalah petunjuk mengenai apa itu dosa dan bagaimana dosa itu harus ‘ditebus’.
Kematian Yesus di salib ialah puncak penebusan dosa untuk umat manusia. Satu kali saja untuk selamanya. Selanjutnya tidak perlu ada korban penebusan dosa lagi.

Salam kasih, Deny S Pamudji
Jakarta, 8 Juli 2001