Feliks (Kis 24:1-27)

Dalam bacaan di atas, kita dapatkan bahwa Feliks ternyata bukan orang awam dalam hal rohani. Feliks tahu benar akan Jalan Tuhan (ayat 22). Tetapi, ketika Paulus bicara tentang kebenaran, penguasaan diri dan penghakiman yang akan datang, Feliks menjadi takut (ayat 25).

Hal yang sama sering terjadi pada umat kristen sekarang. Ketika bicara tentang kasih, berkat dan mujizat, semua orang berapi-api. Tetapi, ketika bicara tentang buah roh dan juga neraka, maka banyak yang diam.

Padahal dengan mengetahui tentang neraka, maka akan timbul kesadaran bahwa kita jangan hidup ‘biasa-biasa’. Jangan hidup seenak dewe (dengkul) saja. Karena setiap perbuatan kita pasti ada akibatnya.

Dengan mengetahui buah-buah roh, maka kita akan sadar apakah kita benar hidup di dalam roh atau hanya hidup dalam pengetahuan kita akan Dia. Berpengetahuan memang baik, tetapi jauh lebih baik jika kita berpengalaman dengan Dia juga. Jalin hubungan akrab dengan-Nya, maka buah-buah roh itu akan timbul dengan sendirinya.

Salam kasih, Deny S Pamudji
Jakarta, 9 Juli 2001