<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Jakarta Berdoa</title>
	<atom:link href="http://jakartaberdoa.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com</link>
	<description>A site for expressing your doubts, faiths, and testimonies on Christ</description>
	<lastBuildDate>Tue, 29 Nov 2011 01:22:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='jakartaberdoa.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Jakarta Berdoa</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://jakartaberdoa.wordpress.com/osd.xml" title="Jakarta Berdoa" />
	<atom:link rel='hub' href='http://jakartaberdoa.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ketaatan</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/ketaatan-2/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/ketaatan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:59:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/ketaatan-2</guid>
		<description><![CDATA[TAAT ITU SEDERHANA (Kejadian 3:1-10) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan (Amsal 13:13) Seorang anak dilarang makan permen oleh orangtuanya, karena sedang batuk. Namun ketika ia melihat satu stoples permen di meja makan yang warnanya begitu menarik, maka ia mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1129&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TAAT ITU SEDERHANA</strong> (Kejadian 3:1-10)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan (Amsal 13:13)</p>
<p>Seorang anak dilarang makan permen oleh orangtuanya, karena sedang batuk. Namun ketika ia melihat satu stoples permen di meja makan yang warnanya begitu menarik, maka ia mulai tergoda. Ada keinginan untuk mengambil dan menikmati permen itu. Lalu ia teringat pada larangan orangtuanya. Hatinya bergumul. Ia tahu bahwa sebenarnya ia tidak boleh makan permen selama masih batuk, tetapi keinginannya untuk menikmati permen tersebut ternyata jauh lebih besar dari larangan orangtuanya. Akhirnya, ia lebih memilih keinginan hatinya.</p>
<p>Demikian juga dengan Hawa. Ia tahu bahwa buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, tidak boleh dimakan. Akan tetapi, godaan dan keinginan hatinya mengalahkan larangan tersebut. Ia melihat bahwa buah itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, apalagi buah itu akan memberi pengertian. Sungguh buah yang menarik hati. Dan, dari keinginan tersebut lahirlah perbuatan yang melanggar larangan Allah. Hingga jatuhlah Hawa ke dalam dosa karena ketidaktaatannya.</p>
<p>Sesungguhnya, ketaatan itu sederhana. Kita hanya diminta melakukan apa yang dikatakan Allah, tidak lebih dan tidak kurang. Namun, mengapa dalam kondisi tertentu kita sulit untuk taat? Sebenarnya yang sulit bukan perintah atau larangannya, tetapi mengendalikan keinginan hati kita. Keinginan hati yang bertentangan dengan perintah atau larangan Allah, bisa membuat kita merasa keberatan untuk taat. Mari terus kenali Tuhan dan segala kehendak-Nya, agar setiap keinginan hati kita semakin selaras dengan kerinduan-Nya &#8211;RY</p>
<p>KETAATAN ITU SEDERHANA SAJA: LAKUKAN APA YANG ALLAH MINTA, JAUHI APA YANG DIA LARANG</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:bfcc428f-5afb-4bf4-a1ec-b8f052e1489f" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/firman" rel="tag">firman</a>,<a href="http://technorati.com/tags/hawa" rel="tag">hawa</a>,<a href="http://technorati.com/tags/keinginan+hati" rel="tag">keinginan hati</a>,<a href="http://technorati.com/tags/melanggar" rel="tag">melanggar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/larangan" rel="tag">larangan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sedap" rel="tag">sedap</a>,<a href="http://technorati.com/tags/ketidaktaatan" rel="tag">ketidaktaatan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/perintah" rel="tag">perintah</a>,<a href="http://technorati.com/tags/bertentangan" rel="tag">bertentangan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tidak+lebih" rel="tag">tidak lebih</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tidak+kurang" rel="tag">tidak kurang</a>,<a href="http://technorati.com/tags/selaras" rel="tag">selaras</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sederhana" rel="tag">sederhana</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-1252494605996760001?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1129/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1129&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/ketaatan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-1252494605996760001?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Anugerah</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/anugerah/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/anugerah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/anugerah</guid>
		<description><![CDATA[PAGAR PERISAI (Mazmur 5) Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai (Mazmur 5:13) Anugerah, atau dalam bahasa Yunani charis, ialah kemurahan Allah yang berlaku secara cuma-cuma dan universal. Allah memberikannya bukan karena kita mampu dan hebat, tetapi justru karena kita payah dan tidak berdaya. Anugerah juga berbicara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1128&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PAGAR PERISAI</strong> (Mazmur 5)</p>
<p>Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai (Mazmur 5:13)</p>
<p>Anugerah, atau dalam bahasa Yunani charis, ialah kemurahan Allah yang berlaku secara cuma-cuma dan universal. Allah memberikannya bukan karena kita mampu dan hebat, tetapi justru karena kita payah dan tidak berdaya. Anugerah juga berbicara tentang pengaruh kemurahan Allah itu di dalam hati penerimanya, yang selanjutnya melahirkan perbuatan yang penuh rasa syukur kepada Dia yang memberikan anugerah. Anugerah memberi kita kuasa dan kemampuan untuk hidup sebagai orang benar.</p>
<p>Daud menggambarkan kedua aspek anugerah itu secara indah. Ia melukiskannya sebagai pagar dan perisai dalam konteks pertempuran melawan musuh. Pagar menggambarkan perlindungan yang mengelilingi kita, menegaskan batas, memberikan rasa aman, menjaga kita terhadap serangan dari berbagai penjuru. Allah menaungi kita karena kita tidak berdaya dan memilih untuk berlindung kepada-Nya (ayat 12). Berlindung dari apa? Dari serangan kejahatan yang diuraikan dalam ayat-ayat sebelumnya. Pagar anugerah Allah memisahkan kita dari si jahat.</p>
<p>Perisai juga melindungi kita, namun dari serangan yang spesifik. Berbeda dari pagar, kita perlu mengangkatnya untuk menangkis serangan musuh. Perisai anugerah, dengan demikian, memampukan kita untuk secara aktif menolak kejahatan, mengelakkan cecaran pencobaan, memadamkan panah api si jahat yang mengincar jiwa.</p>
<p>Setiap hari, dari waktu ke waktu, kita memerlukan anugerah Allah. Di dalam Kristus, kita menerima anugerah demi anugerah (Yohanes 1:16). Dalam perlindungan pagar dan perisai anugerah-Nya itu, kita sepenuhnya aman dan tenang, lega dan puas &#8211;ARS</p>
<p>BAGI ORANG YANG MENYADARI KETIDAKBERDAYAANNYA ANUGERAH ADALAH PELUKAN PERLINDUNGAN ALLAH</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:3213c4ab-4277-40a7-9434-bd175903406a" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/anugerah" rel="tag">anugerah</a>,<a href="http://technorati.com/tags/pagar" rel="tag">pagar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/perisai" rel="tag">perisai</a>,<a href="http://technorati.com/tags/mampu" rel="tag">mampu</a>,<a href="http://technorati.com/tags/hebat" rel="tag">hebat</a>,<a href="http://technorati.com/tags/cuma-cuma" rel="tag">cuma-cuma</a>,<a href="http://technorati.com/tags/orang+benar" rel="tag">orang benar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/rasa+aman" rel="tag">rasa aman</a>,<a href="http://technorati.com/tags/berlindung" rel="tag">berlindung</a>,<a href="http://technorati.com/tags/memisahkan" rel="tag">memisahkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/serangan+musuh" rel="tag">serangan musuh</a>,<a href="http://technorati.com/tags/panah+api" rel="tag">panah api</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kristus" rel="tag">kristus</a>,<a href="http://technorati.com/tags/aman" rel="tag">aman</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tenang" rel="tag">tenang</a>,<a href="http://technorati.com/tags/lega" rel="tag">lega</a>,<a href="http://technorati.com/tags/puas" rel="tag">puas</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-5181279673607557426?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1128&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/anugerah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-5181279673607557426?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Bertemu Dengan Allah</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/bertemu-dengan-allah/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/bertemu-dengan-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:46:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/bertemu-dengan-allah</guid>
		<description><![CDATA[ALLAH DI EMBUN KELAM (Keluaran 20:18-21) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh, tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Allah ada (Keluaran 20:21) Setiap kali halilintar menggelegar di udara, di tengah hujan deras dan angin yang berembus kencang, anak-anak selalu akan menjerit dan segera lari ke pelukan saya. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1127&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>ALLAH DI EMBUN KELAM</strong> (Keluaran 20:18-21)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Adapun bangsa itu berdiri jauh-jauh, tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Allah ada (Keluaran 20:21)</p>
<p>Setiap kali halilintar menggelegar di udara, di tengah hujan deras dan angin yang berembus kencang, anak-anak selalu akan menjerit dan segera lari ke pelukan saya. Ya, suara halilintar yang mengerikan itu, selalu membuat mereka ketakutan.</p>
<p>Kedahsyatan guntur juga pernah membuat umat Israel ketakutan-seperti dalam bacaan hari ini. Keluaran 20 menyaksikan kehadiran Allah dengan sedemikian megah: &quot;guruh mengguntur, kilat sambung-menyambung, sangkakala berbunyi, gunung berasap&quot; (ayat 18). Bagaimana umat tidak tergetar dengan tanda-tanda itu? Mereka takut, gemetar, dan berdiri jauh-jauh &#8230; bahkan tak berani mendengar Allah yang dahsyat itu berbicara (ayat 19). Ya, kedahsyatan alam yang mewakili kehadiran Allah memang menggetarkan.</p>
<p>Namun, betapa menarik apa yang ditulis pada ayat 21: &quot;tetapi Musa pergi mendekati embun yang kelam di mana Allah ada&quot;. Allah yang dahsyat ternyata juga bisa berada di tengah kekelaman embun, yang dalam bahasa Ibrani disebut &quot;araphel&quot;, yang bisa berarti &quot;awan pekat&quot;. Di sini kita mendapat kesan yang berkebalikan dari gambaran kedahsyatan. Tiba-tiba muncul suasana tenteram, dingin, dan teduh. Demikianlah Allah menjelaskan bahwa selain dahsyat, Dia juga bisa teduh. Kedahsyatan dan keteduhan Allah tak perlu dilawankan. Allah bisa hadir dalam kedua suasana itu.</p>
<p>Firman Tuhan mengajar kita bahwa Dia dapat dijumpai dalam hal-hal yang besar dan hebat, juga dalam keteduhan yang menenteramkan. Dia bisa hadir dalam berbagai persoalan hidup. Dalam segala keadaan kita. Sudahkah Anda bertemu Allah hari ini? &#8211;DKL</p>
<p>DI DALAM KRISTUS BAHKAN ALLAH MENDEKATKAN DIRI-NYA KEPADA KITA</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:2ec3fd66-4381-4a1f-8697-c381d6443585" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/halilintar" rel="tag">halilintar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/embun+yang+kelam" rel="tag">embun yang kelam</a>,<a href="http://technorati.com/tags/israel" rel="tag">israel</a>,<a href="http://technorati.com/tags/takut" rel="tag">takut</a>,<a href="http://technorati.com/tags/gemetar" rel="tag">gemetar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/berbicara" rel="tag">berbicara</a>,<a href="http://technorati.com/tags/ibrani" rel="tag">ibrani</a>,<a href="http://technorati.com/tags/awan+pekat" rel="tag">awan pekat</a>,<a href="http://technorati.com/tags/dahsyat" rel="tag">dahsyat</a>,<a href="http://technorati.com/tags/teduh" rel="tag">teduh</a>,<a href="http://technorati.com/tags/besar" rel="tag">besar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/hebat" rel="tag">hebat</a>,<a href="http://technorati.com/tags/persoalan+hidup" rel="tag">persoalan hidup</a>,<a href="http://technorati.com/tags/bertemu+allah" rel="tag">bertemu allah</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-8701431911040849637?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1127&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/bertemu-dengan-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-8701431911040849637?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Suka Duka</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/suka-duka/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/suka-duka/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:41:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/suka-duka</guid>
		<description><![CDATA[DUA JALUR KERETA API (1 Tesalonika 5:16-18) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Mengucap syukurlah dalam segala hal (1 Tesalonika 5:18) Pada masa yang sama, Rick Warren, penulis buku Purpose Driven Life, mengalami dua hal yang bertolak belakang. Ia menuai kesuksesan besar karena bukunya tercetak hingga 15 juta eksemplar. Namun bersamaan dengan itu, hatinya merasa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1126&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>DUA JALUR KERETA API</strong> (1 Tesalonika 5:16-18)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Mengucap syukurlah dalam segala hal (1 Tesalonika 5:18)</p>
<p>Pada masa yang sama, Rick Warren, penulis buku Purpose Driven Life, mengalami dua hal yang bertolak belakang. Ia menuai kesuksesan besar karena bukunya tercetak hingga 15 juta eksemplar. Namun bersamaan dengan itu, hatinya merasa berat karena istrinya, Kay, diserang kanker.</p>
<p>Menyikapi hal bertentangan ini, Rick berkata, &quot;Saya terbiasa berpikir bahwa hidup adalah deretan gunung dan lembah-kita berjalan melalui saat-saat gelap, mencapai puncak gunung, kemudian kembali lagi, begitu terus-menerus. Kini saya tidak percaya itu lagi. Hidup ini lebih seperti dua jalur kereta api yang menyatu di ujung, dan di sepanjang waktu Anda akan menjumpai hal baik dan juga hal buruk. Sebanyak apa pun hal baik yang Anda terima, Anda tetap akan menghadapi hal buruk yang mesti diatasi. Sebaliknya, seburuk apa pun hidup yang Anda jalani, selalu ada hal baik yang dapat disyukuri.&quot;</p>
<p>Menyadari bahwa manusia tak dapat menghindar dari hidup yang berdinamika seperti dua &quot;jalur kereta&quot;, Paulus mengungkap tiga nasihat sederhana tetapi sangat penting untuk selalu dilakukan, dalam segala keadaaan-baik dan buruk-yakni: bersukacita, berdoa, mengucap syukur. Agar ketika suka datang, manusia tak menjadi takabur. Atau, ketika duka menyapa, manusia tak menjadi habis asa. Sebab, sesungguhnya melalui jalan ini Tuhan menolong manusia untuk selalu melihat hidupnya secara seimbang. Bahwa hidupnya terselenggara bukan karena kekuatannya sendiri, tetapi selalu ada Tuhan yang berdaulat. Dan, bahwa manusia hidup bukan hanya untuk menikmati dunia, tetapi bahwa ada urusan kekekalan yang harus dipersiapkan sekarang &#8211;AW</p>
<p>DUKA DAN BAHAGIA KADANG DATANG BERSAMAAN AGAR KITA TAK LUPA DIRI DAN LUPA TUHAN</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:1652b304-9e97-4ec1-91f3-c60f4b4ddf88" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/rick+warren" rel="tag">rick warren</a>,<a href="http://technorati.com/tags/purpose+driven+life" rel="tag">purpose driven life</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sukses" rel="tag">sukses</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kay" rel="tag">kay</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kanker" rel="tag">kanker</a>,<a href="http://technorati.com/tags/baik" rel="tag">baik</a>,<a href="http://technorati.com/tags/buruk" rel="tag">buruk</a>,<a href="http://technorati.com/tags/atasi" rel="tag">atasi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/syukuri" rel="tag">syukuri</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sukacita" rel="tag">sukacita</a>,<a href="http://technorati.com/tags/berdoa" rel="tag">berdoa</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kekuatan+sendiri" rel="tag">kekuatan sendiri</a>,<a href="http://technorati.com/tags/persiapkan" rel="tag">persiapkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/lupa+diri" rel="tag">lupa diri</a>,<a href="http://technorati.com/tags/lupa+tuhan" rel="tag">lupa tuhan</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-8673983037067805706?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1126&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/suka-duka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-8673983037067805706?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Melakukan</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/melakukan/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/melakukan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:35:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/melakukan</guid>
		<description><![CDATA[LAKUKAN LEBIH DULU (Matius 7:12-14) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi (Matius 7:12) Sering orang berkata, intisari kekristenan ialah kasih. Indah, ya? Hanya masalahnya, bagaimanapun kasih adalah suatu kata benda abstrak. Kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1125&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>LAKUKAN LEBIH DULU</strong> (Matius 7:12-14)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi (Matius 7:12)</p>
<p>Sering orang berkata, intisari kekristenan ialah kasih. Indah, ya? Hanya masalahnya, bagaimanapun kasih adalah suatu kata benda abstrak. Kita masih punya &quot;pekerjaan rumah&quot;. Bagaimana meng-ungkapkan kasih secara membumi dalam kehidupan sehari-hari? Syukurlah, Yesus bukan hanya ber-wacana tentang kasih. Dia memberikan teladan. Dia juga menyampaikan petunjuk praktis. Salah satunya ialah nas hari ini, yang dikenal sebagai Kaidah Kencana. Perintah ini berlaku dalam hubungan kita dengan sesama, siapa saja, baik saudara seiman maupun bukan.</p>
<p>Orang kerap menyatakannya dalam bentuk negatif: &quot;Jangan berlaku buruk terhadap sesamamu, kalau kamu tidak ingin diperlakukan secara buruk.&quot; Yesus memilih bentuk positif untuk menegaskan signifikansinya. Lebih mudah bagi kita untuk menahan diri tidak melakukan sesuatu yang mencelakakan sesama kita. Yesus mengundang kita untuk melangkah lebih jauh: berinisiatif melakukan kebaikan kepada sesama kita. Berprakarsa memikirkan dan mengutamakan kepentingan orang lain. Istilah gaulnya, menjemput bola. &quot;Kamu ingin dikasihi? Kasihilah orang lain lebih dulu.&quot;</p>
<p>Jadi, bagaimana mengasihi orang yang Anda jumpai hari ini? Ikuti Kaidah Kencana. Bayangkanlah bila Anda berada dalam posisi orang itu, dan pikirkan bagaimana Anda ingin diperlakukan. Anda ingin disambut dengan senyuman? Tersenyumlah lebih dulu kepada orang itu. Anda ingin didengarkan? Dengarkan lebih dulu curahan hati dan keluh kesahnya. Anda ingin dimaafkan? Maafkanlah orang itu lebih dulu-bahkan sebelum ia meminta maaf. Dan seterusnya. Ya. Lakukanlah lebih dulu &#8211;ARS</p>
<p>KASIH ITU TIDAK PASIF MENANTI SEBALIKNYA, IA AKTIF MEMBERI</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:7ce5b2d5-57f6-42c7-872d-aeffa2754fee" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/taurat" rel="tag">taurat</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kekristenan" rel="tag">kekristenan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kasih" rel="tag">kasih</a>,<a href="http://technorati.com/tags/teladan" rel="tag">teladan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/menahan+diri" rel="tag">menahan diri</a>,<a href="http://technorati.com/tags/mencelakakan" rel="tag">mencelakakan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/melakukan" rel="tag">melakukan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/maafkan" rel="tag">maafkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/dengar" rel="tag">dengar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/keluh+kesah" rel="tag">keluh kesah</a>,<a href="http://technorati.com/tags/aktif" rel="tag">aktif</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-141079102539159192?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1125/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1125&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/melakukan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-141079102539159192?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kuatir</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kuatir-2/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kuatir-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kuatir-2</guid>
		<description><![CDATA[TEGURAN TENTANG KEKHAWATIRAN (Matius 6:25-34) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu (Matius 6:32) Jangan kamu kuatir, burung di udara Dia pelihara &#8230; Jangan kamu kuatir, apa yang kau makan minum pakai &#8230; Jangan kamu kuatir, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1124&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>TEGURAN TENTANG KEKHAWATIRAN</strong> (Matius 6:25-34)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu (Matius 6:32)</p>
<p>Jangan kamu kuatir, burung di udara Dia pelihara &#8230; Jangan kamu kuatir, apa yang kau makan minum pakai &#8230; Jangan kamu kuatir, Bapa di surga memelihara&quot;. Ini adalah lagu yang kerap kita nyanyikan di gereja. Nadanya enak, liriknya bagus dan menghibur hati. Ya, memang ayat mengenai ucapan Tuhan Yesus lebih sering kita pakai untuk memberi kekuatan dan penghiburan, khususnya tatkala kita sedang menghadapi kekhawatiran dalam hidup. Namun, pernahkah kita melihat ayat ini dari sisi yang lain, yakni sebagai sebuah teguran?</p>
<p>Di pertengahan perikop ini, Tuhan Yesus mengatakan bahwa segala apa yang hendak kita makan, minum, dan pakai, adalah hal-hal yang dicari oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah (ayat 32). Artinya, kita yang mengenal Allah seharusnya tidak perlu mengedepankan hal-hal itu, karena kita memiliki Allah yang maha mengetahui segala kebutuhan kita. Jadi selain menghibur, sesungguhnya ayat ini juga menegur dengan keras. Menegur kita yang mengaku percaya kepada Allah, tetapi masih mengkhawatirkan hal-hal materi. Sebuah teguran agar kita tidak lagi memiliki hati seperti bangsa yang tidak mengenal Allah.</p>
<p>Kekhawatiran memang bisa menggeser fokus pandangan kita kepada Allah. Itu sebabnya Allah meminta kita mencari kerajaan-Nya terlebih dulu dalam segala hal (ayat 33). Bila Allah ada di tempat terbesar di hati kita, bila Allah menjadi yang terutama di hidup kita, maka kita akan memiliki pengharapan yang pasti. Percayailah Allah dengan sepenuh hati, maka atas segala yang kita perlu, Dia tidak pernah akan berdiam diri &#8211;RY</p>
<p>KEKHAWATIRAN BISA MENJADI TEMBOK PENGHALANG YANG MENUTUPI PANDANGAN KITA KEPADA ALLAH</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:d25e137a-e570-49e6-a4d1-d417dc7840b9" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/kuatir" rel="tag">kuatir</a>,<a href="http://technorati.com/tags/burung" rel="tag">burung</a>,<a href="http://technorati.com/tags/pelihara" rel="tag">pelihara</a>,<a href="http://technorati.com/tags/maha+mengetahui" rel="tag">maha mengetahui</a>,<a href="http://technorati.com/tags/menegur" rel="tag">menegur</a>,<a href="http://technorati.com/tags/materi" rel="tag">materi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sepenuh+hati" rel="tag">sepenuh hati</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tembok+penghalang" rel="tag">tembok penghalang</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-6154160385497523444?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1124&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kuatir-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-6154160385497523444?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Harta</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/harta-2/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/harta-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:23:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/harta-2</guid>
		<description><![CDATA[NILAI KEKAL HARTA (Lukas 16:1-13) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Ikatlah persahabatan dengan menggunakan mamon yang tidak jujur, sebab jika mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi (Lukas 16:9) Lam Kin Bong adalah pengusaha restoran ternama dari Hongkong. Dalam pelelangan kapal induk bernama HMS Invincible dari Inggris, Mr. Lam [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1123&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>NILAI KEKAL HARTA</strong> (Lukas 16:1-13)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Ikatlah persahabatan dengan menggunakan mamon yang tidak jujur, sebab jika mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi (Lukas 16:9)</p>
<p>Lam Kin Bong adalah pengusaha restoran ternama dari Hongkong. Dalam pelelangan kapal induk bernama HMS Invincible dari Inggris, Mr. Lam menawarnya seharga Rp71.720.000.000, 00. Kapal ini berperan penting dalam perang Inggris-Argentina, ketika memperebutkan Falkland pada 1982. Bila menang, Mr. Lam akan mengubah kapal itu menjadi sekolah internasional, guna membina hubungan komunikasi dan budaya antara Inggris-China.</p>
<p>Alangkah indah bila orang-orang kaya di dunia menginvestasikan uang untuk tujuan kemanusiaan, perdamaian, dan kemajuan peradaban. Bukan untuk memicu perang atau mengeksploitasi alam. Dalam bacaan kita, cara si bendahara memang tidak benar. Namun, mari pelajari kecerdikannya dalam merencanakan masa depan (ayat 8). Ia sadar, kelak ia akan meninggalkan jabatan dan kehilangan otoritas mengelola harta tuannya. Maka, sebelum saat itu tiba ia memakai kesempatan untuk membangun persahabatan, dengan menggunakan harta tuannya. Supaya kelak ia mendapat balasan dengan diberi tumpangan.</p>
<p>Perumpamaan ini mengajarkan bahwa harta yang ada pada kita, bukan milik kita. Kita dipercaya, tetapi hanya untuk mengelolanya. Suatu saat, semua akan kita tinggalkan. Jadi, gunakan kesempatan untuk mengelolanya dengan cerdik, untuk tujuan yang kekal. Harta duniawi memang sangat kecil nilainya dibanding harta surgawi. Namun jangan menyepelekannya. Cara kita mengelola yang &quot;kecil&quot; ini mencerminkan apakah kita orang beriman yang setia kepada Allah atau penyembah Mamon (ayat 10-13). Apakah kita memakai harta dan kemampuan untuk melayani Allah, atau kita diperhamba harta untuk memuaskan nafsu daging? &#8211;SST</p>
<p>TUHAN MEMPERCAYAKAN HARTA BUKAN AGAR KITA MEMULIAKAN DIRI NAMUN AGAR KITA MEMULIAKAN DIA SETINGGI-TINGGINYA</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:d4b32aad-1de5-46bb-ba55-26be5d2bf3a6" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/harta" rel="tag">harta</a>,<a href="http://technorati.com/tags/persahabatan" rel="tag">persahabatan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/lam+kin+bong" rel="tag">lam kin bong</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sekolah+internasional" rel="tag">sekolah internasional</a>,<a href="http://technorati.com/tags/inggris-china" rel="tag">inggris-china</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kemanusiaan" rel="tag">kemanusiaan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/perdamaian" rel="tag">perdamaian</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kemajuan+peradaban" rel="tag">kemajuan peradaban</a>,<a href="http://technorati.com/tags/balasan" rel="tag">balasan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/melayani+allah" rel="tag">melayani allah</a>,<a href="http://technorati.com/tags/memuliakan+dia" rel="tag">memuliakan dia</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-4462448141893117356?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1123/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1123&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/harta-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-4462448141893117356?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Kematian</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kematian/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Aug 2011 00:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kematian</guid>
		<description><![CDATA[RAJAWALI MENANTI AJAL (2 Timotius 4:6-8) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:21) Seorang rekan misionaris menceritakan pengenalannya akan burung rajawali, yang banyak dijumpai di daerah pegunungan di mana ia menghabiskan masa kecilnya. Menurutnya, jika rajawali sudah lanjut umur dan tahu ia akan mati, rajawali [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1122&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RAJAWALI MENANTI AJAL</strong> (2 Timotius 4:6-8)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan (Filipi 1:21)</p>
<p>Seorang rekan misionaris menceritakan pengenalannya akan burung rajawali, yang banyak dijumpai di daerah pegunungan di mana ia menghabiskan masa kecilnya. Menurutnya, jika rajawali sudah lanjut umur dan tahu ia akan mati, rajawali akan terbang dan mencari tempat persembunyian di ketinggian. Di situ ia bertengger di puncak bukit, lalu seolah-olah bersiap menghadapi kematian sambil menatap matahari. Seakan-akan ia mau berkata, &quot;Sekarang saya siap &#8230;&quot;</p>
<p>Wajar bila manusia takut menghadapi kematian. Biasanya manusia melakukan apa saja untuk bertahan hidup. Paling tidak, awet muda. Sebab ketuaan menunjukkan semakin dekatnya kematian. Iman kristiani berbicara tegas tentang kematian. Ke mana kita pergi dan dengan siapa kita akan bertemu setelah mati, sudah jelas. Kuasa maut telah dipatahkan oleh Yesus (1 Korintus 15:26, 54-55). Dialah kebangkitan dan hidup (Yohanes 11:25). Siapa yang percaya kepada Yesus, kematian adalah keuntungan baginya, karena ia akan berjumpa Yesus (Filipi 1:21-23). Berjumpa di rumah-Nya yang kekal (Yohanes 14:1-3). Paulus bukan hanya mengajarkan hal ini, melainkan menghidupinya sampai ajal menjemput. Kala hukuman mati mengancam, ia melihatnya sebagai akhir yang baik dari pertandingan iman. Ia tahu Siapa dan apa yang menantinya di balik kematian. Maka, kapan pun, ia siap &quot;pergi&quot;.</p>
<p>Bagaimana perasaan Anda tentang kematian? Gelisah? Takut? Menghindar? Pasti beragam. Tergantung usia dan situasi Anda. Yang terpenting, siapkan diri Anda sebab kematian bisa mengunjungi siapa saja, kapan saja. Dengan menjadikan Kristus tumpuan pengharapan, kita sanggup berkata kepada kematian, &quot;Aku siap &#8230;.&quot; –PAD</p>
<p>INILAH PEDOMAN DI BALIK KEMATIAN: SAAT YESUS SIAP MENYAMBUT KITA, KITA PUN SIAP MENJUMPAI DIA</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:6967ca7a-ae78-47bb-983d-ab164591d04e" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/rajawali" rel="tag">rajawali</a>,<a href="http://technorati.com/tags/ajal" rel="tag">ajal</a>,<a href="http://technorati.com/tags/siap" rel="tag">siap</a>,<a href="http://technorati.com/tags/takut+mati" rel="tag">takut mati</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kematian" rel="tag">kematian</a>,<a href="http://technorati.com/tags/maut" rel="tag">maut</a>,<a href="http://technorati.com/tags/dipatahkan" rel="tag">dipatahkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/yesus" rel="tag">yesus</a>,<a href="http://technorati.com/tags/keuntungan" rel="tag">keuntungan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/gelisah" rel="tag">gelisah</a>,<a href="http://technorati.com/tags/menghindar" rel="tag">menghindar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/pengharapan" rel="tag">pengharapan</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-7706153868183196765?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1122&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/28/kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-7706153868183196765?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Biji Sesawi</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/biji-sesawi/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/biji-sesawi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 16:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/biji-sesawi</guid>
		<description><![CDATA[PERMULAAN KECIL (Zakharia 4) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel (Zakharia 4:10) Biji sesawi adalah biji terkecil di antara benih yang biasa dibudidayakan para petani Israel. Bentuknya bundar, berdiameter 1-2 milimeter. Hebatnya, benih paling kecil ini bila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1121&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PERMULAAN KECIL </strong>(Zakharia 4)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Sebab siapa yang memandang hina hari peristiwa-peristiwa yang kecil, mereka akan bersukaria melihat batu pilihan di tangan Zerubabel (Zakharia 4:10)</p>
<p>Biji sesawi adalah biji terkecil di antara benih yang biasa dibudidayakan para petani Israel. Bentuknya bundar, berdiameter 1-2 milimeter. Hebatnya, benih paling kecil ini bila ditanam akan bertumbuh menjadi tanaman paling besar di ladang. Begitu besarnya, sampai burung pun dapat bersarang di cabang-cabangnya (Matius 13:31-32).</p>
<p>Biji sesawi mewakili salah satu prinsip Kerajaan Allah: jangan terkelabui oleh ukuran dan penampilan. Nabi Zakharia mengingatkan bangsa Israel akan hal itu ketika mereka membangun kembali Bait Allah. Menurut Alkitab versi New Living Translation, ia berkata, &quot;Jangan meremehkan permulaan yang kecil ini, karena Tuhan bersukacita melihat pekerjaan dimulai, melihat batu penjuru sudah di tangan Zerubabel&quot; (ayat 10). Bait Allah yang baru ini jelas tidak akan dapat menandingi kebesaran dan kemegahan bait yang dibangun Salomo. Mereka tidak memiliki sumber daya dan tenaga melimpah seperti dulu lagi. Namun, lebih besar dan lebih megah tidak selalu berarti lebih baik. Yang penting, Tuhan menyertai mereka dan mereka mengerjakannya dengan penuh dedikasi. Kalau Tuhan bersukacita atas permulaan kecil ini, mengapa kita tidak?</p>
<p>Kesempatan yang ada di tangan kita mungkin tampak tidak berarti. Apakah kita akan ciut hati, lalu mengerjakannya dengan tidak bersemangat? Biji sesawi mengingatkan bahwa Allah tidak dibatasi oleh ukuran, sumber daya, atau kualifikasi kita. Kita dapat menjadi bagian dari pelayanan Kerajaan Allah ketika kita mendayagunakan kesempatan sekecil apa pun, dengan dedikasi sepenuh hati, dan menyerahkan hasil akhirnya ke tangan Tuhan &#8211;ARS</p>
<p>KERAJAAN ALLAH ADALAH KERAJAAN SURGAWI KELIRULAH KITA KALAU MENAKARNYA DENGAN STANDAR DUNIAWI</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:dc7aa7f1-59ff-4adc-8d98-4aadeba03622" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/sesawi" rel="tag">sesawi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kecil" rel="tag">kecil</a>,<a href="http://technorati.com/tags/salomo" rel="tag">salomo</a>,<a href="http://technorati.com/tags/zerubabel" rel="tag">zerubabel</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kesempatan" rel="tag">kesempatan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/besar" rel="tag">besar</a>,<a href="http://technorati.com/tags/burung" rel="tag">burung</a>,<a href="http://technorati.com/tags/meremehkan" rel="tag">meremehkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/menyertai" rel="tag">menyertai</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tidak+berarti" rel="tag">tidak berarti</a>,<a href="http://technorati.com/tags/ciut" rel="tag">ciut</a>,<a href="http://technorati.com/tags/ukuran" rel="tag">ukuran</a>,<a href="http://technorati.com/tags/dibatasi" rel="tag">dibatasi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/sumber+daya" rel="tag">sumber daya</a>,<a href="http://technorati.com/tags/kualifikasi" rel="tag">kualifikasi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/dedikasi" rel="tag">dedikasi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/menyerahkan" rel="tag">menyerahkan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/tuhan" rel="tag">tuhan</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-7825207209162257176?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1121&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/biji-sesawi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-7825207209162257176?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Mudah Marah</title>
		<link>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/mudah-marah/</link>
		<comments>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/mudah-marah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Aug 2011 16:45:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jakartaberdoa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/mudah-marah</guid>
		<description><![CDATA[MARAH (Ulangan 9:7-21) Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun Setiap orang hendaklah &#8230; lambat untuk marah; sebab kemarahan manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah (Yakobus 1:19-20) James Harrison adalah ayah dari lima anak yang tinggal di kota Graham, Amerika Serikat. Pada 4 April 2009 lalu, ia membunuh kelima anaknya di rumahnya sebelum kemudian bunuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1120&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>MARAH</strong> (Ulangan 9:7-21)    <br />Dikirim oleh : Evi Sjiane Djiun</p>
<p>Setiap orang hendaklah &#8230; lambat untuk marah; sebab kemarahan manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah (Yakobus 1:19-20)</p>
<p>James Harrison adalah ayah dari lima anak yang tinggal di kota Graham, Amerika Serikat. Pada 4 April 2009 lalu, ia membunuh kelima anaknya di rumahnya sebelum kemudian bunuh diri. Dari penyelidikan polisi, diduga ia melakukan perbuatan tersebut karena marah besar setelah mendapati istrinya berselingkuh sehari sebelumnya.</p>
<p>Kemarahan yang tak terkendali memang berbahaya. Karena itu, Alkitab menasihati kita untuk tidak mudah marah. Bukan berarti kita tak boleh marah sama sekali. Pada saat tertentu, karena alasan yang tepat, kita boleh bahkan harus marah, walau mesti dengan cara yang tepat sebagaimana Musa lakukan.</p>
<p>Saat itu ia sedang tidak bersama-sama bangsa Israel. Ia tengah berada di Gunung Horeb untuk menerima loh batu perjanjian Tuhan. Tiba-tiba didengarnya kabar bahwa Tuhan murka karena bangsa Israel menyembah berhala. Musa pun pergi memeriksanya dan menjadi ikut murka saat melihat apa yang terjadi. Ia pun melemparkan dua loh batu itu hingga pecah. Kemudian, ia mengambil waktu diam sembari berdoa; memohonkan pengampunan Tuhan selama empat puluh hari.</p>
<p>Dari apa yang Musa lakukan, kita bisa belajar tentang alasan dan langkah tepat saat seseorang marah. Sehubungan dengan dosa, kita patut marah atas apa yang dilakukan, meski tetap harus mengasihi pribadi yang melakukannya. Maka, kemarahan tidak semata-mata didasarkan pada emosi atau keegoisan kita. Selanjutnya, pikirkanlah dengan tenang respons tepat yang dapat kita berikan; respons yang memuliakan Tuhan dan membawa damai sejahtera bagi sesama &#8211;ALS</p>
<p>MARAH ITU TIDAK SALAH, ASAL ALASAN DAN CARANYA TETAP BERKENAN KEPADA ALLAH</p>
<p>Sumber : Renungan Harian</p>
</p>
<div class="wlWriterEditableSmartContent" id="scid:0767317B-992E-4b12-91E0-4F059A8CECA8:0493b57b-6add-46e8-bb09-53518fde88df" style="display:inline;float:none;margin:0;padding:0;">Technorati Tags: <a href="http://technorati.com/tags/james+harrison" rel="tag">james harrison</a>,<a href="http://technorati.com/tags/graham" rel="tag">graham</a>,<a href="http://technorati.com/tags/bunuh+diri" rel="tag">bunuh diri</a>,<a href="http://technorati.com/tags/gunung+horeb" rel="tag">gunung horeb</a>,<a href="http://technorati.com/tags/musa" rel="tag">musa</a>,<a href="http://technorati.com/tags/israel" rel="tag">israel</a>,<a href="http://technorati.com/tags/loh+batu" rel="tag">loh batu</a>,<a href="http://technorati.com/tags/mohon+ampun" rel="tag">mohon ampun</a>,<a href="http://technorati.com/tags/emosi" rel="tag">emosi</a>,<a href="http://technorati.com/tags/keegoisan" rel="tag">keegoisan</a>,<a href="http://technorati.com/tags/damai+sejahtera" rel="tag">damai sejahtera</a>,<a href="http://technorati.com/tags/murka" rel="tag">murka</a>,<a href="http://technorati.com/tags/memuliakan+tuhan" rel="tag">memuliakan tuhan</a></div>
<div class="blogger-post-footer"><img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-4407112464745161653?l=jakartaberdoa.blogspot.com' alt='' /></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/jakartaberdoa.wordpress.com/1120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=jakartaberdoa.wordpress.com&amp;blog=1462172&amp;post=1120&amp;subd=jakartaberdoa&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jakartaberdoa.wordpress.com/2011/08/27/mudah-marah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/cb3392c622dce719486c8bf2d1249f61?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">jakartaberdoa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6862699-4407112464745161653?l=jakartaberdoa.blogspot.com" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
